Laman

Minggu, 18 Juli 2010

strategi tata letak

Tujuan dari strategi tata letak Pengembang sebuah tata letak ekonomi yang mana akan bertemu persyaratan:
  • Desain produk dan volume (strategi produk)
  • Proses peralatan dan kapasitas (strategi proses)
  • Kualitas dari masa kerja (strategi dari sumbr daya manusia)
  • Membangun dan pembatas daerah/tempat (strategi lokasi)
Jenis tata letak
  • Tata letak dengan posisi tetap
  • Tata letak yang berorientasi pada proses
  • Tata letak kantor
  • Tata letak retail/sektor jasa
  • Tata letak gudang
  • Tata letak yang berorientasi pada produk
Apa yang dimaksud tata letak fasilitas? Lokasi atau rencana dari segala sesuatu di dalam & sekitar bangunan Tujuannya adalah memaksimalkan:
  • Kepuasan pelanggan
  • Utilisasi ruang, peralatan, & manusia
  • Efisiensi arus informasi, material, & manusia
  • Moral pekerja dan keamanan
Strategi penting dari tata letak Pertimbangan tata letak memungkinkan:
  • Utilisasi ruang,peralatan,dan orang yang lebih tinggi
  • Arus informasi,barang,dan orang yang lebih baik
  • Moral karyawan yang lebih baik,juga kondisi lingkungan kerja yang lebih aman.
  • Interaksi dengan pelanggan yang lebih baik
  • Fleksibilitas
Enam strategi tata letak 1. Tata letak dengan posisi tetap Tata letak untuk proyek yang besar dan memakan tempat seperti kapal dan gedung,contohnya;Kapal Laut,alat”nya tdk bs dpndahkn. 2. Tata letak yang berorientasi pada proses (desain produk) Produksi dengan volume rendah dan dengan variasi tinggi (“job shop”, produksi terputus), contohnya;Bengkel Mobil. 3. Tata letak kantor Menempatkan pekerja, peralatan mereka, dan ruang kantor untuk melancarkan aliran informasi. 4. Tata letak retail/sektor jasa Menempatkan rak-rak dan memberikan tanggapan atas perilaku pelanggan. Bagaiman cara kita mengatur tempat usaha dekat dg pelanggan. 5. Tata letak gudang Melihat kelebihan dan kekurangan anatara ruangan dan sistem penanganan bahan 6. Tata letak yang berorientasi pada produk Mencari utilisasi karyawan dan mesin yang paling baik dalam produksi yang kontinu atau berulang Syarat tata letak yang baik
  • Kapasitas dan persyaratan luas ruang
  • Seleksi peralatan penanganan bahan
  • Keputusan mengenai lingkungan hidup dan estetika
  • Identifikasi dan pengertian atas syarat untuk arus informasi
  • Mengidentifikasi biaya perpindahan anatar wilayah kerja yang berbeda.
Target pada tujuan tata letak
  • Desain produk dan volume
  • proses peralatan dan kapasitas
  • Kualitas dari umur kerja
  • Gedung dan area/lokasi
Area yang diperhatikan dalam strategi tata letak
  • komunikasi
  • atribut material
  • sel kerja
  • arus bahan baku
  • keamanan
  • gudang
  • area servis
Tata letak dengan posisi tetap
  • Desain adalah untuk proyek alat-alat tulisnya
  • Karyawan dan peralatan bekerja dalam satu wilayah kerja
  • Faktor-faktor yang menyulitkan
  • Ruang geraknya terbatas dilokasi
  • Diperlukan bahan baku yang berbeda-beda
Program komputer untuk membantu dalam tata letak
  • CRAFT
  • SPACECRAFT
  • CRAFT 3-D
  • MULTIPLE
  • CORELAP
  • ALDEP
  • COFAD
  • FADES - expert system
Tata letak selular – sel kerja Kasus khusus dari tata letak yang berorientasi pada produk – dalam apa biasanya-sebuah fasilitas berorientasi pada proses Terdiri dari mesin berbeda yang dibawa bersama untuk membuat sebuah produk Hanya rencana sementara Contoh : pengadaan lini perakitan untuk memproduksi 3000 bagian yang sama dalam dalam sebuah jobshop. Beberapa keuntungan/keunggulan sel kerja
  • Mengurangi persediaan bahan setengah jadi
  • Ruang yang dibutuhkan lebih sedikit
  • Mengurangi persediaan bahan baku dan barang jadi.
  • Mengurangi biaya tenaga kerja langsung
  • Meningkatkan partisipasi karyawan dalam organisasi dan produk
  • Meningkatkan pengguanaan mesin dan peralatan
  • Mengurangi modal pada mesin dan peralatan
    • Cat: Green & Sadowski melaporkan kenaikan investasi modal dan utilisasi mesin yang rendah.
Persyaratan untuk produksi selular
  • Identifikasi keluarga produk dengan menggunakan kode teknologi kelompok
  • Tingkat pelatihan dan fleksibilitas karyawan yang tinggi.
  • Sel kerja dibangun pertama kali oleh dukungan staf/karyawan yang fleksibel dan imajinatif.
Tata letak kantor
  • Desain posisi manusia,peralatan, & kantor untuk arus informasi yang lebih baik/maksimum
  • Penyusunan melalui proses atau produk
  • Contoh: dept. pembayaran gaji yang melalui proses
  • Pengguanaan tangga hubungan
  • contoh:
  • Perusahaan asuransi
  • Perusahaan komputer/software
Tata letak jasa Retail/sektor jasa Desain pembukaan produk dengan jumlah yang tertinggi untuk pelanggan Variabel keputusan Pola cepat arus toko
Alokasi dari ruang ke produk Jenis: Desain jaringan Desain arus bebas Tata letak retail/sektor jasa - Beberapa pengaturan menyeluruh dari banyak toko
  • Tempatkan produk-produk yang paling banyak dibeli disekitar batas luar toko
  • Gunakan lokasi-lokasi yang strategis untuk produk-produk yang dibeli cenderung karena keinginan hati dan marginnya besar, seperti peralatan rumah tangga, kebutuhan kecantikan,dan shampo
  • Jarak antara seberang lorong yang memberikan peluang kepada pelanggan untuk berpindah/bergerak antara lorong
  • Tempatkan barang yang dikenal didunia jual beli sebagai “produk kuat”, produk yang dapat menjadi alasan atama konsumen berbelanja-dikedua sisi lorong toko dan sebarkan keberbagai tempat agar produk-produk lain dapat terlihat.
  • Gunakan lokasi buntut lorong karena tingkat pertontonannya sangat tinggi.
Planogram ruang rak toko retail/sektor jasa
  • Peralatan komputerisasi untuk manajemen ruang tersendiri.
  • Dihasilkan dari data penyaringan gambar toko pada penjualan
  • Biasanya ditawarkan melalui manufaktur
  • contoh: P&G
Tata letak Jasa yang baik (servicescape) harus mempertimbangkan:
  • Kondisi yang berkenaan denganlingkungan, yaitu karakteristik latar belakang seperti pencahayaan, suara, bau, dan suhu.
  • Tata letak yang luas dan mempunyai fungsi, meliputi rencana pola sirkulasi pelanggan karekteristik lorong dan pengelompokan produk.
  • Tanda-tanda, simbol, dan patung yang merupakan karekteristik desain bangunan yang memiliki arti sosial.
Tata letak gudang
  • Menemukan titik optimal diantara biaya penanganan barang dengan ruangan gudang
  • Mirip dengan tata letak proses
  • Barang dipindahkan antara dock/dermaga dan beberapa area gudang
  • Tata letak yang optimal tergantung pada
  • Penyimpanan beragam barang
  • Jenis dari barang yang dipilih/dibongkar
Silang dermaga
  • Penempatan/pengiriman barang
  • Dari kedatangan truk pada dermaga penerima
  • Menuju keberangkatan truk pada dermaga pemuatan
  • Menghindari penempatan barang kedalam gudang penyimpanan
  • Memerlukan pemasok yang menyediakan pengiriman yang efektif (kode garis)dan pengepakan yang tersedia untuk pengiriman yang cepat
Sistem penghitungan persediaan secara acak,biasanya:
  • Membuat daftar lokasi yang “terbuka”
  • Membuat catatan persediaan sekarang secara akurat dan juga lokasinya.
  • Mengurutkan barang-barang dalam urutan tertentu untuk meminimalkan waktu perjalanan yang dibutuhkan untuk “menjemput” pesanan
  • Memadukan pesanan untuk mengurangi waktu penjemputan
  • Menugaskan barang atau sekumpulan barang tertentu, seperti barang-barang yang sering digunakan pada wilayah gedung tertentu sehingga jarak tempuh total dalam gudang dapat diminimalkan.
Tata letak yang berorientasi pada produk
  • Fasilitas disusun disekeliling produk
  • Desain memperkecil ketidakseimbangan lini
  • Keterlambatan antara stasiun kerja
  • Jenis: Lini pabrikasi & Lini perakitan
Syarat orientasi produk
  • Menstandarisasi produk
  • Produksi dengan volume yang tinggi
  • Produksi dengan kuantitas yang stabil
  • Kualitas yang sama atau seragam dari material bahan baku dan komponen.
Asumsi tata letak yang berorientasi pada produk
  • Volume yang ada mencukupi untuk utilisasi peralatan yang tinggi
  • Permintaan produk cukup stabil utnuk memberikan kepastian akan penanaman modal yang besar untuk peralatan khusus
  • Produk distandardisasi atau mendekati sebuah fase dalam siklus hidupnya yang memberikan penilaian adanya penanaman modalpada peralatan khusus
  • Pasokan bahan baku dan komponen mencukupi dan mempunyai kualitas seragam (cukup terstandardisasi) untuk memastikan bahwa mereka dapat dikerjakan dengan peralatan khusus tersebut
Keuntungan tata letak yang berorientasi pada produk
  • Rendahnya biaya variabel per unit
  • Biaya penanganan bahan yang rendah
  • Mengurangi persedian barang setengah jadi
  • Proses pelatihan dan pengawasan yang lebih mudah
Kelemahan tata letak yang berorientasi pada produk
  • Investasi modal yang tinggi
  • Peralatan spesial
  • Adanya pekerjaan yang harus berhenti pada setiap titik mengakibatkan seluruh operasi pada lini yang sama juga terganggu
  • Fleksibilitas yang ada kurang
  • Volume
  • Produk
Penyeimbangan lini perakitan
  • Analisis lini produksi
  • Pembagian kerja hampir sama antara stasiun kerja saat bertemu dengan output yang dibutuhkan
  • Tujuan
  • Meningkatkan efisiensi
  • Memperkecil stasiun kerja
Prosedur umum penyeimbangan lini perakitan
  • Menentukan waktu siklus dengan menghitung unit yang dibutuhkan per hari dan dibagi menjadi waktu produksi yang tersedia per hari
  • Menghitung jumlah stasiun kerja minimal secara teoritis dengan membagi waktu pengerjaan tugas total dengan waktu siklus
  • Seimbangkan lini perakitan dengan memberikan tugas perakitan tertentu kepada setiap stasiun kerja
Langkah-langkah penyeimbangan lini perakitan 1. Menentukan pembagian kerja (operasi) 2. Menentukan rangkaian atau urutan 3. Menggambar diagram prioritas 4. Mengkalkulasi waktu pembagian kerja 5. Menghitung waktu siklus 6. Menghitung jumlah stasiun kerja 7. Memberikan pembagian kerja 8. Menghitung efisiensi Heuristik tata letak untuk memberikan tugas dalam penyeimbangan lini perakitan
  • Waktu pengerjaan terpanjang – memilih kerja dengan waktu operasi terpanjang
  • Tugas yang paling sering diikuti – memilih kerja dengan jumlah terbesar dari kerja yang sering diikuti
  • Bobot posisi berperingkat - memilih tugas dimana jumlah dari waktu untuk beberapa tugas yang sering diikuti adalah yang terpanjang
  • Waktu tugas terpendek-memilih kerja dengan waktu operasi terpendek
  • Jumlah tugas yang mengikuti yang paling sedikit- memilih kerja dengan tugas yang mengikuti yang paling sedikit

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar