Laman

Minggu, 18 Juli 2010

Mengelola kualitas

Mengelola kualitas Cara kualitas meningkatkan keuntungan 1. Keuntungan penjualan
  • Perbaikan respons
  • Harga yang lebih tinggi
  • Perbaikan reputasi
2. Penekanan Biaya
  • Meningkatkan produktivitas
  • Mengurangai biaya pengerjaan ulang & sisa material
  • Penurunan Biaya Garansi
Aliran aktivitas yang dibutuhkan untuk mencapai Manajemen Mutu terpadu Kebiasaan organisasi>prinsip kualitas>pemenuhan karyawan>kepuasan pelanggan Kebiasaan organisasi >Kepemimpinan
  • .Pernyataan misi
  • .Prosedur operasi yang Efektif
  • .Dukungan staff
  • .Pelatihan
Hasil : Apa saja yang penting dan apa saja yang harus dicapai. >Prinsip mutu
  • .Fokus pada pelanggan
  • .Perbaikan secara terus-menerus
  • .Pemberdayaan karyawan
  • .Benchmarking (Perbandingan)
  • .Just in time (Tersedia Cukup pada waktunya)
  • .Peralatan TQM
Hasil : Bagaimana mengerjakan apa yang penting dan apa yang harus dicapai >Pemenuhan Karyawan
  • .Pemberdayaan
  • .Komitmen Organisasi
Hasil : Sikap karyawan yang dapat memilih untuk memenuhi apa yang penting >Kepuasan Konsumen
  • .Memenangkan pesanan
  • .Pelanggan yang membeli kembali
Hasil : organisasi yang efektif dengan keunggulan bersaing >Definisi dari Mutu ASC: Karakteristik produk & totalitas bentuk yang mempengaruhi kepuasan pelanggan Berdasarkan pengguna: Sesuatu yang dikatakan konsumen Berdasarkan Manufaktur: Tingkatan yang dimana suatu produk menepati spesifikasi disain Berdasarkan produk: Tingkat karakteristik produk yang terukur Dimensi dari Mutu untuk Produk
  • .Operasi
  • .Keunggulan dan ketahanan
  • .Penyesuaian
  • .Kemampuan pelayanan
  • .Bentuk
  • .Pemahaman akan mutu
Sifat atau Faktor dari Mutu Jasa responsive,kecakapan,akses,keramahan,komunikasi,kepercayaan,keamanan,mengerti,buktinyata,dapat dipercaya. Pentingnya kualitas
  • .Pembagian biaya dan pasar
  • .Reputasi Organisasi
  • .Pertanggungjawaban produk
  • .Implikasi Internasional
pengembangan mutu>perolehan pasar(reputasi,volume,harga)>keuntungan meningkat>mengurangi biaya(produktivitas,pengerjaan ulang/sisa,jaminan)> Malcom Baldrige National Quality Award
  • .Ditetapkan pada 1988 oleh Pemerintah U.S
  • .Dirancang untuk mempromosikan praktek TQM
  • .Beberapa kriteria
  • -Kepemimpinan senior; perencanaan strategi; Manajemen proses mutu
  • -Hasil mutu; kepuasan konsumen
  • .Pemenang baru
  • -Corning Inc.; GTE; AT&T; Eastman Chemical.
Biaya kualitas
  • .Biaya-Biaya pencegahan - mengurangi potensi kecacatan
  • .Biaya-Biaya penilaian - mengevaluasi produk
  • .Kegagalan internal - dari memproduksi kecacatan bagian atau layanan
  • .Biaya-Biaya eksternal - terjadi setelah penyerahan
EC STANDAR LINGKUNGAN ISO 14000 Unsur utama:
  • Manajemen Lingkungan
  • Pengauditan
  • Evaluasi Kinerja
  • Pemberian label
  • Penentuan siklus-hidup
Standar Mutu Internasional
  • Standar perindustrian Z8101-1981 (Japan)
  • Spesifikasi untuk MMT
  • Seri ISO 9000 (Eropa/EC)
  • Standar umum mutu untuk penjualan produk di Eropa (bahkan jika buatan U.S.)
  • Seri ISO 14000 (Eropa/EC)
  • Standar untuk pengulangan siklus, pemberian label dll.
  • Seri ASQC Q90; MILSTD (U.S.)
Proses tradisional kualitas (Manufaktur) pelanggan(keperluan spesifik)>pemasaran(menapsirkan keperluan)>perancangan(desain oroduk>menentukan kualitas)>pengoperasian(memproduksi produk>rencana kualitas>mengawasi kualitas) Manajemen Mutu Terpadu (MMT) /Total Quality Manajemen Merujuk pada penekanan kualitas yang meliputi organisasi keseluruhan, dari pemasok hingga pelanggan. Menekankan komitmen pada manajemen untuk mendapatkan arahan perusahaan yang terus menerus ingin mencapai keunggulan dalam semua aspek produk dan jasa yang kesemuanya penting bagi pelanggan Memperoleh Manajemen Mutu Terpadu bisnis efektif memerlukan 1. pemenuhan karyawan(sikap;komitmen) 2. prinsip mutu(bagaimana dilakukan) 3. praktek organisasi(apa yang dilakukan) Empat belas point Deming
  • .Membuat tujuan yang konsisten
  • .Memimpin dalam mempromosikan perubahan
  • .Membangun kualitas pada produk
  • .Membangun hubungan jangka panjang
  • .Meningkatkan produk,kualitas dan jasa secara terus menerus
  • .Memulai pelatihan
  • .Menekankan kepemimpinan
  • .Membuang rasa takut
  • .Mendobrak batasan antara departemen
  • .Menghentikan pidato yang panjang lebar pada pekerja
  • .Mendukung, membantu, dan memperbaiki.
  • .Mendobrak penghalang untuk merasa bangga atas pekerjaan masing-masing
  • .Mendirikan suatu program pendidikan yang kuat dan perbaikan secara mandiri.
  • .Menempatkan setiap orang dalam perusahaan untuk bekerja pada suatu trasformasi
Konsep dari TQM
  • .Perbaikan yang terus-menerus
  • .Pemberdayaan karyawan
  • .Perbandingan kinerja (Benchmarking)
  • .Penyediaan kebutuhan yang tepat pada waktunya (Just-In-Time)
  • .Konsep taguchi
  • .Pengetahuan mengenai peralatan TQM
Perbaikan yang terus-menerus
  • .Menghadirkan peningkatan yang berkesinambungan tentang proses & kepuasan pelanggan
  • .Melibatkan semua operasi & unit pekerjaan
  • .Nama Lain :
  • -Kaizen (Japanese)
  • -Zero-defects (tanpa kerusakan produk)
  • -Six Sigma (6?)
Model Shewhart’s PDCA 1. rencana;mengenalipeningkatan dan membuat rencana 2. lakukan;mencoba rencana 3. pengecekan;apakah rencana kerja 4. tindakan;menjalankan rencana Pemberdayaan Karyawan .Melibatkan karyawan dalam setiap langkah proses produksi & proses peningkatan. -85% masalah mutu disebabkan oleh proses dan bahan produk. .Teknik : -Memberi dukungan pada pekerja. -Biarkan pekerja membuat keputusan. -Buatlah kelompok dan lingkaran mutu. Gugus Kendali kualitas .Kelompok 6-12 karyawan dari lokasi kerja yang sama .Bertemu secara teratur untuk mengatasi permasalahan kerja 4 Jam/Bulan .Pelatihan fasilitator & membantu dalam pertemuan Perbandingan Kinerja (Benchmarking) Pemilihan kegiatan yang terbaik untuk digunakan sebagai suatu standar untuk kinerja. .Menetapkan apa yang jadi patokan .Membentuk tim patokan. .Mengidentifikasi rekanan patokan. .Mengumpulkan dan menganalisis informasi patokan .Mengambil tindakan untuk menyamai atau melebihi patokan. Cara terbaik dalam Mengatasi keluhan pelanggan .Buatlah pelanggan mudah menyampaikan keluhan .Tanggapi keluhan dengan cepat .Selesaikan keluhan dalam kontak pertama .Gunakan komputer untuk mengatur keluhan .Gunakan layanan pelanggan terbaik. Just-in-Time (JIT) Hubungannya dengan kualitas : .JIT memangkas biaya kualitas .JIT meningkatkan kualitas .Kualitas yang lebuh baik berarti persediaan yang lebih sedikit,serta sistem JITyang lebih baik dan mudah digunakan. .‘Tarikan’ sistem produksi/pembelian . -Pelanggan memulai produksi dengan pesanan .Melibatkan ‘program kerja sama penjual’ meningkatkan mutu pembelian perlengkapan .Mengurangi semua tingkat persediaan . -Persediaan menyembunyikan masalah proses & bahan-bahan .Meningkatkan mutu proses & produk Perlengkapan untuk TQM
  • .Penyebaran fungsi kualitas
  • -Rumah kualitas/house of Quality
  • .Teknik Taguchi
  • .Kerugian fungsi kualitas
  • .Diagram pareto
  • .Diagram proses
  • .Diagram sebab-akibat
  • .Pengendalian proses statistik
Penyebaran Fungsi kualitas .Menentukan apa yang akan memuaskan pelanggan .Menggambarkan keinginan pelanggan itu ke dalam sasaran disain Teknik Taguchi Percobaan Metode disain yang bersifat untuk meningkatkan produk & proses mendisain .Mengidentifikasi komponen kunci & variabel proses yang mempengaruhi variasi produk .Konsep Taguchi -Ketangguhan kualitas -fungsi kerugian kualitas -Kualitas berorientasi target Produk berkualitas tangguh .Kemampuan untuk memproduksi bentuk produk yang berdasarkan kondisi perindustrian .Meletakkan ketahanan dalam rumah mutu matrik disamping fungsinya fungsi kerugian kualitas Menunjukkan penyimpangan biaya sosial ($) dari nilai sasaran Asumsi Karakteristik mutu lebih terukur(e.g., ukuran, berat) mempunyai nilai sasaran Penyimpangan dari nilai sasaran yang tidak diharapkan Dimana: L = D2C L = Loss/kerugian ($); D2 = Deviation/deviasi; C = Cost/biaya Peralatan TQM 1. Peralatan untuk menciptakan ide -Lembar pengecekan -Diagram sebar -Diagram sebab dan akibat 2. Peralatan untuk mengorganis data -Diagram Pareto -Diagram alir (Flow diagrams ) 3. Peralatan untuk menganalisis masalah -Histograms -Gambar pengendalian proses Statistik Diagram Proses .Menunjukkan hubungan kejadian dalam proses .melukiskan hubungan aktivitas .Mempunyai banyak kegunaan dalam: -Mengidentifikasi titik pada kumpulan data -Menemukan sumber masalah -Mengidentifikasi lokasi untuk proses pemeriksaan -Mengidentifikasi jarak tempuh produk agar dapat dikurangi Diagram Sebab dan Akibat .Digunakan untuk menemukan sumber masalah atau solusi .Nama Lain -Diagram Tulang-Ikan, Diagram Ishikawa .Langkah -Mengidentifikasikan masalah untuk perbaikan -Menyerap sebab utama permasalahan sebagai tulang -Tanyakan ‘Apa yang menyebabkan masalah pada lokasi ini?’ ulangi pada setiap sub-lokasi. Pengendalian proses secara Statistik (PPS) .Menggunakan Statistik & Diagram Pengendalian untuk memberi tahu kapan merancang proses .Dikembangkan oleh Shewhart pada 1920’s .Melibatkan -Penciptaan Standar ( Batas atas dan bawah ) -Pengukuran sampel output (e.g. Seperti Berat, suhu.) -Mengambil tindakan perbaikan (bila diperlukan) .Selesai ketika produk diproduksi Langkah Pengendalian Proses Secara Statistik mulai>memproduksi batrang/penyediaan jasa>mengambil sampel>pemeriksaan sampel>membuat diagram pengendalian>penentuan sebab>jika tidak kmbli kawal>jika ad>hentikan proses>temukan sebabnya. inspeksi .Melibatkan pengujian materi untuk melihat jika suatu produk tersebut baik atau cacat. .Mendeteksi produk yang cacat -Tidak mengoreksi defisiensi didalam proses atau produk .Dua hal mendasar dalam inspeksi -Kapan inspeksi dilakukan -Dimana inspeksi dilakukan Kapan dan Dimana inspeksi akan Dilakukan
  • .Pabrik pemasok pada saat kegiatan produksi tersebut sedang berlangsung
  • .Pada tempat anda, saat menerima produk dari pemasok
  • .Sebelum dilakukanyaproses yang mahal dan tidak dapat diubah
  • .Selama tahap demi tahap proses produksi
  • .Saat produksi atau jasa selesai
  • .sebelum pengantaran dari tempat anda
  • .Pada titik kontak pelanggan
Poin-poin inspeksi dalam tiga organisasi jasa 1 bank -teller(kekurangan, keramahan, kecepatan, ketepatan) -rekening pinjaman(jaminan cek pinjaman yang tepat,suku bunga,syarat pinjaman,tingkat kesalahan,rasio pinjaman) -rekening cek(ketepatan,kecepatan masuknya cek,tingkat kelebihan penarikan) 2Toko Retail -ruang persediaan(bersih tersusun,teratur,tingkat ketersediaan,pasokan yang cukup,perputaran barang) -tempat display(menarik,teratur,terisi dengan barang"nya terlihat,pencahayaan yang baik) -meja penjualan(Pelayan yang rapi, ramah, dan cukup berpengalaman; waktu tunggu; ketepatan pengecekan kartu kredit dan pencatatan penjualan ) 3 restoran -dapur(Bersih, penyimpanan bahan yang baik, bahan makanan tidak busuk, memperhatikan peraturan kesehatan, teratur dengan baik.) -kasir(Kecepatan, ketepatan, dan penampilan) -area penyajian(Bersih, nyaman, dimonitor secara teratur oleh karyawan) TQM pada Jasa .Kualitas jasa lebih sulit diukur dari pada produk. .Persepsi kualitas jasa bergantung pada : -Harapan melawan kenyataan. -Hasil dan proses .Jenis kualitas jasa : --Normal : jasa pengiriman yang rutin --Pengecualian : bagaimana masalah diatasi Perbedaan produk dan Jasa -produk(dapat dijual kembali,bisa disimpan,beberapa aspek mutu dapat diukur,penjualan terpisah dari produksi,Produk dapat dipindahkan,Sisi fasilitas penting untuk biaya,Sering mudah diautomasikan,Pendapatan berkembang sesuai dari ukuran produk) -jasa(tudak bisa dijual,sulit disimpan,mutu sulit diukur,penjualan dalah bagian dari jasa,Penyedia, bukan produk dipindahkan,Sisi fasilitas penting untuk kontak pelanggan,Kadang sulit untuk diautomasikan,Pendapatan berkembang sesuai dari jasa yang tidak terukur) Sifat atau Faktor dari Mutu Jasa responsive,kecakapan,akses,keramahan,komunikasi,kepercayaan,keamanan,mengerti,buktinyata,dapat dipercaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar